meniti hari dengan kehampaan
merambati waktu dengan kesunyian
melalui masa dengan kesepian...
waktu kan berlalu
hari kan berganti
masa kan kita lalui...
Allah hadir menemuiku
menemaniku disetiap waktu
menjagaku disetiap hari
melindungiku disetiap masa...
aku baru saja terjaga dari hitamku...
6.05.2009
terjaga...
6.02.2009
ilusi...
ruang itu bernama waktu
aku hanya bisa memasukinya
tak ada tempat untuk kembali
tak ada celah untuk mengulang...
ruang itu bernama dunia
tempat aku menjalani hidup
tak ada cara 'tuk menghindar
tak ada ceruk 'tuk sembunyi...
ruang itu bernama tubuh
aku hanya bisa menerimanya
tak ada cara 'tuk menolak
tak ada ceruk 'tuk mengubah...
ruang itu bernama hati
aku hanya bisa merasakannya
tak ada tempat 'tuk berdusta
tak ada celah 'tuk khianat...
ruang itu bernama ilusi...
4.24.2009
belajar menjadi manusia...
Allah menciptakan manusia
Allah pula yg menjadikannya mahluk yg paling sempurna...
Allah meniupkan RuhNya ke dalam calon jabang bayi
Allah pula yg menentukan kehidupan dan kematiannya
Allah pula yg menentukan pasangan hidupnya
Allah pula yg menentukan rizkinya
Allah pula yg menentukan takdirnya...
banyak orang merasa kehidupan hanya miliknya
berusaha mencari kesegala penjuru untuk kehidupannya
tetapi tidak pernah berusaha mencari untuk kematiannya...
banyak orang merasa pasangan hidupnya tidak sesuai dengan kehendaknya
berusaha mencari yg sesuai dengan keinginannya
ia lupa, Allah lebih tahu mana yg terbaik baginya...
banyak orang merasa rizkinya tidak sesuai dengan harapannya
berusaha mencari dan mengejar agar sesuai dengan kemauannya
ia lupa, Allah telah menentukan bagian untuknya...
banyak orang merasa dirinya tidak sempurna
berusaha mencari kesegala penjuru untuk kesempurnaannya
ia lupa, kesempurnaan hanya milik Allah...
Allah menciptakan manusia berpasang-pasang dan berbangsa-bangsa
agar manusia dapat berkembang dan saling mengenal
tetapi orang sering lupa bahwa sesungguhnya ia tidaklah hidup sendiri...
Allah menciptakan manusia untuk menjadi wakilnya dimuka bumi ini
agar manusia dapat memiliki sifat Allah dan menjalankannya di bumi
tetapi orang sering lupa bahwa sesungguhnya ia adalah manusia...
aku termasuk orang yang sedang belajar menjadi manusia....
4.17.2009
bertemu Tuhan...
hari berganti lewati minggu
12.30.2008
renungan...
hari ini 1 Muharam 1430 H
aku masih mencoba...
mencoba mengurai benang kusut tahun kemarin
mencoba merangkai makna keberadaanku yg lalu
mencoba menyusun langkah yg telah aku lewati
mencoba mengupas inti atas kehadiranku
hari ini hari pertama di tahun yang baru
aku masih mencari...
mencari kekusutan yg telah ku ciptakan
mencari makna yg telah ku rangkai
mencari langkah yg telah ku susun
mencari hadir yg telah ku kupas
hari ini awal di tahun yang baru
12.12.2008
aku mencari...
tutup tahun sebentar lagi
setahun berlalu tak terasa
begitu banyak laku yg kubuat
begitu banyak rizki yg kuraih
begitu banyak canda yg kelewati
begitu banyak coba yg kujalani...
aku mencoba mencari
mencari makna atas laku yg kubuat
mencari arti dari rizki yg kuraih
mencari arti atas canda yg kulewati
mencari makna dari coba yg kujalani...
aku bertanya pada nuraniku
adakah laku yg kubuat sesuai dengan penciptaanku ?
adakah rizki yg kuraih sesuai peruntukanku ?
adakah canda yg kulewati sesuai keberadaanku ?
adakah coba yg kujalani sesuai keikhlasanku ?
aku memohon kepada Rabb-ku
ampuni aku atas lakuku
berkahi aku atas rizkiku
maafkan aku atas candaku
ridhoi aku atas cobaku
12.02.2008
kumat...
mendung masih belum beranjak pergi
awan hitam masih gelayuti
sunyi masih menaungi
sendiri senantiasa temani...
Tuhan...
ampuni aku atas mendungku
maafkan aku atas hitamku
hapuskan aku dari sunyiku
temani aku dalam kesendirianku...
11.20.2008
benahi diri...
seorang teman berpesan hari ini...
jujurlah pada dirimu sendiri
jadilah contoh yang baik
jangan ada penyesalan
jalani hidup sepenuhnya
memberi lebih banyak dari pada yang didapat
aku bertanya pada cermin hatiku...
sudahkah aku jujur kepadamu ?
sudahkah aku memberimu contoh yang baik ?
sudahkah aku ikhlas menerima ?
sudahkah aku menjalani sepenuhnya ?
sudahkah aku memberimu lebih ?
aku berbicara pada nuraniku...
maafkan aku atas kejujuranku
maafkan aku atas contohku
maafkan aku atas ikhlasku
maafkan aku atas hidupku
maafkan aku atas pemberianku
aku berbicara pada Ruh-ku...
ampuni kejujuranku yang tidak sesuai dengan maksudMu
ampuni contohku yang tidak sesuai dengan kehendakMu
ampuni ikhlasku yang tidak sesuai dengan harapMu
ampuni hidupku yang tidak menjalani aturanMu
ampuni pemberianku yang senantiasa menghitung balasMu
11.07.2008
koreksi diri...
sepi masih bertahan dalam kesendirian
hening masih menyatu dalam kebisuan
kelam masih mendekam dalam keraguan
aku mencoba membaca hati...
entah sudah berapa dusta kutorehkan untukmu
entah sudah berapa kebohongan aku titipkan padamu
entah sudah berapa licik yang aku masukan
entah sudah berapa tipu daya yang aku berikan padamu
entah sudah berapa palsu yang aku jejalkan atasmu
entah sudah berapa munafik yang aku sampaikan untukmu...
malam masih temani aku
sunyi masih kawani aku
dingin masih sadarkan aku
aku mencoba koreksi diri...
11.06.2008
berkata hati...
malam masih temani aku
dalam keheningan
dalam kebisuan
dalam kegundahan
dalam kegelapan...
kantuk belum lagi datang
saat ingat akan egoku
saat ingat akan hayalku
saat ingat akan mimpiku
saat ingat akan kemauanku
saat ingat akan keinginanku...
pikiran masih meracau
saat hati mulai berdebar
saat hati mulai bergetar
saat hati mulai berbisik
saat hati mulai menarik
saat hati mulai berkata...
ingatkah kau akan janjimu ?
ingatkah kau akan niatmu ?
ingatkah kau akan syahadatmu ?
ingatkah kau akan sholatmu ?
ingatkah kau akan Tuhanmu ?
hati beranjak menutup
kala pikir mulai merasuk
kala akal mulai merajuk...
berkata hati...
inikah hidup yang kau cari ?
inikah langkah yang kau jalani ?
inikah ingin yang kau sukai ?
inikah balas yang kau beri ?
Tuhan...
ampuni aku atas akal dan pikiranku...
10.06.2008
30 hari melalui Ramadhan...
30 hari Ramadhan baru saja berlalu...
hari demi hari aku lalui dengan gundah gulana
waktu demi waktu aku jalani dengan resah gelisah
akankah semua yg aku lakukan mendapatkan perhatian dariNya ?
30 hari penuh berkah baru saja lewat...
menit demi menit aku lewati dengan keluh kesah
detik demi detik aku lewati dengan haru biru
akankah waktu ini dapat aku lewati lagi ?
30 hari penuh ampunan baru saja berakhir
rasanya belum pantas aku mendapatkan hari kemenangan
rasanya belum pantas aku mendapatkan hari kebahagiaan
...
ya Allah...
maafkan aku atas segala keterbatasanku...
ampuni aku atas semua kebodohanku...
ijinkan aku menjemput Ramadhan esok...
biarkan aku menjalani Ramadhan nanti...
9.10.2008
ujian pertama...
Ramadhan baru 7 hari
hari demi hari aku lalui dengan kebencian
benci pada pikiran ini
benci pada hati ini...
Ramadhan baru sepekan
hari demi hari aku lalui dengan kesedihan
sedih pada nurani ini
sedih pada jiwa ini...
Ramadhan baru seminggu
hari demi hari aku lalui dengan kegagalan
gagal menempa bathin ini
gagal menempa ruh ini...
Ramadhan baru dimulai
hari demi hari aku lalui dengan harapan
harapan untuk memperbaiki pikiran ini
harapan untuk mensucikan hati ini
harapan untuk membersihkan nurani ini
harapan untuk memutihkan jiwa ini
harapan untuk menetralkan bathin ini
harapan untuk memfitrikan ruh ini...
8.29.2008
istirahatkan nafsuku...
sebentar lagi Ramadhan...
aku masih bermain dengan nafsu dan pikiranku
aku masih bermanja dengan mimpi dan anganku
sebentar lagi Ramadhan...
aku ingin merendam nafsu dan pikiranku
aku ingin melebur mimpi dan anganku
sebentar lagi Ramadhan...
aku mau mengistirahatkan nafsu dan pikiranku
aku mau mengistirahatkan mimpi dan anganku
sebentar lagi Ramadhan...
ijinkan aku berendam dalam nikmatMu
ijinkan aku melebur dalam karuniaMu
8.22.2008
temanku malam...
malam masih belum beranjak pergi
8.04.2008
cermin hati...
aku menatap malam yg tak kunjung berakhir
sambil mencoba pandangi cermin hatiku yg tak pernah bersih
cermin yg penuh dengan titik dan noda kehidupan
mencoba berkaca pada keagungan ciptaanNya
mencoba bercermin pada kesucian perwujudanNya
mencoba memandangi kemuliaan karyaNya
rasanya tak pantas aku menjalani kehidupanku
rasanya tak pantas aku melalui hari-hariku
rasanya tak pantas aku melakoni keberadaanku
tapi...
semua ini harus tetap kujalani
semua ini karena ijinNya
semua ini atas kehendakNya
semua ini adalah pilihan...
sambil terus berkaca pada keagunganNya
sambil terus bercermin pada kesucian perwujudanNya
sambil terus memandangi kemuliaan KaryaNya
sambil terus berusaha dan berusaha
aku mencoba menapaki hari-hariku
seperti kehendakNya atas penciptaanku...
sebuah catatan dipenghujung malam
7.29.2008
wara-wiri...
sepenggal pikiran saat sedang tidak waras...
hati ini ibarat setrikaan
sering wara-wiri (bolak-balik)
mondar-mandir ga tau juntrungannya...
padahal jelas tujuan dan sasarannya...
tapi tetap aja wara-wiri...bolak-balik...mondar-mandir...
kadang inget-kadang lupa
kadang eling-kadang khilaf
kadang lurus-kadang bengkok...
Allah menciptakanku dalam keadaan suci
telanjang tanpa ada yang menutupi
untuk hidup didunia dengan semua pilihanNya
baik buruk, susah senang, pintar bodoh, tahu tidak tahu...
semua pilihan...
kadang aku salah memilih
kadang aku salah melangkah
kadang aku salah menerima
kadang aku salah memaknai
tapi...
itulah maksud penciptaanku...
kenapa tidak semua aku dijadikan pintar ?
kenapa tidak semua aku dijadikan baik ?
kenapa tidak semua aku dijadikan kaya ?
kenapa tidak semua aku dijadikan raja ?
supaya aku dapat memilih
supaya aku dapat melangkah
supaya aku dapat menerima
supaya aku dapat memaknai
arti penciptaanku yang sesungguhnya...
berbhakti dan mengabdi hanya kepadaNya...
biarlah hati ini wara-wiri
biarlah pikiran ini bolak-balik
biarlah nurani ini mondar-mandir
karna sesungguhnya aku tetaplah aku
yang diminta untuk...
memilih, melangkah, menerima dan memaknai kehendakNya...
7.09.2008
berkeluh kesah...
aku kesal dengan kehidupan ini...
aku kecewa dengan keadaan ini...
aku memaki pada kondisi ini...
aku mendendam pada situasi ini...
aku berkeluh kesah...
aku tak pernah mau berfikir...
berapa banyak racun yg aku masukan ke tubuh ini ?
berapa banyak kehinaan yg aku corengkan ke jiwa ini ?
berapa banyak kerakusan yg aku keluarkan dari pikiran ini ?
berapa banyak dan banyak lagi kerusakan yg muncul dari aku ini ?
aku tetaplah aku...
dengan segala kesombongan...
dengan semua kelicikan...
dengan segenap kemunafikan...
dengan seluruh kerakusan...
entah telah berapa kali...
hati ini menolak aku
nurani ini mengusir aku
ruh ini mengoyak aku
entah...
aku tetap berkeluh kesah...
6.20.2008
maafkan aku...
ratusan malam tlah aku lewati..
ribuan jam tlah aku lalui...
jutaan menit tlah aku lampaui...
miliaran detik tlah aku jalani...
tak sekalipun aku menghitung...
berapa miliar kali jantungku berdegup dan berdetak tanpa terhenti...
berapa juta kali udara aku hirup tanpa sempat untuk berhenti...
berapa ribu kali nadi ini berdenyut tanpa mengeluh...
berapa ratus kali mata ini...telinga ini...hidung ini...menikmati...
ya Allah...
maafkan aku...
4.24.2008
sejenak bertafakur...
belum lagi malam beranjak pergi
belum lagi mata ini terpejam
aku tertegun menatap malam yang dingin dan bisu...
belum hilang dalam ingatan ini
belum lepas dari alam sadarku
aku tergagu renungi hari-hariku...
ya Allah...
terlalu banyak lupa yang aku lakukan
terlalu banyak lalai yang aku jalankan
terlalu banyak mimpi yang aku dambakan
terlalu banyak jika yang aku hayalkan
terlalu banyak seandainya yang aku inginkan
terlalu banyak ingin yang aku harapkan...
ya Allah...
betapa diri ini senantiasa mengharap
betapa diri ini selalu menginginkan
betapa diri ini terus menerus menghayalkan
betapa diri ini seringkali mendambakan
betapa diri ini tak pernah berhenti atas semua itu...
ya Allah...
selamatkan aku atas semua dambaanku
maafkan aku atas semua hayalku
ampuni aku atas segala inginku
jangan murkai aku atas seluruh harapku...
ya Allah...
ijinkan aku untuk sejenak bertafakur....
4.08.2008
beku...
wajah keluh kesah menatap cermin masa depan
terpaku memandang kehampaan yang terhampar
terbelalak melihat sebongkah kegundahan
terkesima perhatikan angan dan harapan...
aku hanya bisa menatap bisu dan ...
aku hanya mampu berkata kelu dan ...
aku hanya dapat meratap pilu...
beku pikiranku...
beku akalku...
beku imajinasiku...
aku membeku...
